Belum Dewasa Kalo Gak Tau Produk Zalora Paling Laris

Selasa, 28 Oktober 2014

STEFANIA BALDO ALLAY MODERN

STEFANIA BALDO

Salah satu brand terkemuka asal Eropa yang memproduksi sepatu untuk kaum wanita adalah STEFANIA BALDO. Brand ini sebenarnya memproduksi berbagai alas kaki baik untuk pria dan juga wanita namun produk mereka untuk sepatu wanita jauh lebih populer karena memiliki beragam variasi dan desain yang menawan. Produk STEFANIA BALDO tersebar di penjuru dunia dan saat ini produk sepatu dari brand ini juga dapat ditemukan di tanah air.

Variasi Produk STEFANIA BALDO

STEFANIA BALDO lebih populer dengan produk sepatu mereka namun bukan berarti brand ini tidak memproduksi berbagai produk lain. Selain sepatu, STEFANIA BALDO juga mengeluarkan koleksi mereka yang lain seperti clutch dan hand bag. Produk dari brand ini mengedepankan gaya yang stylish dan cocok untuk dipergunakan di berbagai acara termasuk acara pesta. Motif yang dipergunakan juga tergolong sederhana mulai dari motif stripes atau motif kulit namun semuanya tampil elegan dan bergaya, cocok untuk kaum wanita modern masa kini. CEK HARGANYA
CEK HARGA
 

Tas Wanita Cantik

Lazuli Sarae
Pasar fashion tanah air memang saat ini semakin semarak dengan kehadiran berbagai brand baru, salah satunya adalah Lazuli Sarae. Konsumen Indonesia memang belum terlalu lama mengenal brand fashion yang satu ini, karena selain belum terlalu lama hadir, selama ini brand ini juga hanya bisa ditemukan di pusat – pusat perbelanjaan tertentu di kota – kota besar. Meski demikian, bisa dibilang bahwa produk – produk Lazuli Sarae cukup digemari mengingat desain yang diusung dan bahan materialnya yang berkualitas premium.LIHAT DETAIL BAHAN NYA
CEK HARGA

 

Minggu, 26 Oktober 2014

Manfaat Sedekah

Kedahsyatan Manfaat Sedekah

Sedekah adalah perintah Allah dan rasul-Nya kepada segenap muslimin. Banyak ayat di dalam Al-Quran dan hadits-hadits Rasulullah yang memerintahkannya dan menyebutkan banyak keutamaan atau faedah sedekah. Dalam surat Al-Baqarah [2]: 261 disebutkan, bahwa barangsiapa menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus butir. Allah melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Dari satu butir menjadi 700 butir. Subhanallah.

Sebagaimana disebutkan dalam satu hadits bahwa sedekah tidak menjadikan hartanya berkurang, tapi justru akan bertambah berkah di mata Allah. Selain itu, sedekah akan menjadikan orang yang bersedekah mendapat naungan Allah pada hari kiamat, dihilangkan kesulitannya, menjadi obat, pelindung dari api neraka, memadamkan murka Allah dan menjauhkannya dari suul khatimah, mempererat persaudaraan, menambah umur, mengalirkan pahala sekalipun sudah wafat, menghapuskan dosa, mampu menolak bencana, dan masih banyak lagi faedah sedekah.

Oleh sebab itu, kita sebagai umat Islam semestinya bersedekah setiap hari. Yang kaya menyantuni yang miskin, yang miskin membantu yang kaya dengan tenaganya. Jangan ditunda-tunda lagi hasrat bersedekah dan jangan mengikuti bisikan setan yang selalu menggoda orang yang ingin bersedekah. Mereka berbisik, "Jangan berikan hartamu! Nanti kamu jadi melarat, kamu jadi miskin. "Tunggu saja setelah Anda kaya, setelah Anda tua, akhirnya Anda meninggal, belum sempat bersedekah, dan menyesal yang tiada tara.

Akan tetapi, dalam memberikan sedekah, kita harus ikhlas mencari keridhaan Allah. Janganlah mengharapkan sesuatu dari si penerima, baik berupa balasan, pujian maupun sanjungan. Jika si pemberi memahami benar amalan sedekah, ia tidak akan menginginkan ketenaran dan kedermawanannya diketahui oleh orang lain. Ia juga pastinya menghormati penerima, tidak ada sikap sombong dan pamer yang tampak di hadapan si penerima. Orang yang mau bersedekah karena keimanannya, yaitu ia percaya akan janji-janji Allah yang ada dalam Al-Qur`an pada hari kiamat nanti, janji-janji Allah itu akan diperlihatkan kepadanya. Barangsiapa beramal kebaikan waktu di dunia dengan didasari keimanan, ia akan memetik hasilnya di akhirat.

Selanjutnya, pada hakikatnya, sedekah tidak hanya dengan materi, tapi juga bisa berupa bantuan tenaga, nasihat, bahkan senyuman yang menenangkan hati. Ini bagian dari keadilan Allah terhadap syariat-Nya. Jadi, sekalipun kita tidak memiliki harta untuk didermakan, kita masih bisa mendapatkan pintu-pintu lain dalam bersedekah dengan keutamaan-keutamaan yang sama dahsyatnya.

Alhasil, sedekah tidak hanya memberi sesuatu kepada orang lain, namun memiliki dasar hukum, aturan, macam dan jenis sedekah, hikmah, dan lain sebagainya. Semuanya mesti kita ketahui agar kita bisa mengamalkannya dengan benar dan mendapatkan apa yang telah dijanjikan Allah kepada orang yang bersedekah.


Di dalam buku "Dahsyatnya Sedekah yang ditulis H. Akhmad Sangid, B.Ed, M.A. yang diterbitkan QultumMedia ini, Anda akan menemukan banyak hal yang mesti diketahui sebagaimana di atas. Dan, memberikan bimbingan yang nyata tentang hakikat sedekah dan cara memperoleh kedahsyatan sedekah.

Selain itu, di dalam buku ini dilengkapi kisah orang-orang yang mengalami kedahsyatan sedekah. Yakni sebagai bagian dari bukti atas janji-janji Allah dan Rasulullah saw. Dengan membaca buku ini dan sekaligus mengamalkannya, Anda pun bisa memperoleh kedahsyatan sedekah ini.

Mudah-mudahan Allah senantiasa melimpahkan keberkahan pada diri, harta, dan keluarga kita. Amin.

Sabtu, 18 Oktober 2014

Kamis, 16 Oktober 2014

"..TEKA-TEKI IMAM AL- GHAZALI


"..TEKA-TEKI IMAM AL- GHAZALI.."
Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul
dengan murid-muridnya lalu beliau
bertanya (Teka Teki ) ;
Imam Ghazali = " Apakah yang paling
dekat dengan diri kita di dunia ini ?
Murid 1 = " Orang tua "
Murid 2 = " Guru "
Murid 3 = " Teman "
Murid 4 = " Kaum kerabat "
Imam Ghazali = " Semua jawapan itu
benar. Tetapi yang paling dekat dengan
kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah
bahawa setiap yang bernyawa pasti akan
mati ( Surah Ali-Imran ;185).
Imam Ghazali = " Apa yang paling jauh
dari kita di dunia ini ?"
Murid 1 = " Negeri Cina "
Murid 2 = " Bulan "
Murid 3 = " Matahari "
Murid 4 = " Bintang-bintang "
Iman Ghazali = " Semua jawaban itu
benar. Tetapi yang paling benar adalah
MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun
kenderaan kita, tetap kita tidak akan
dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh
sebab itu kita harus menjaga hari ini,
hari esok dan hari-hari yang akan
datang dengan perbuatan yang sesuai
dengan ajaran Agama".
Iman Ghazali = " Apa yang paling besar
didunia ini ?"
Murid 1 = " Gunung "
Murid 2 = " Matahari "
Murid 3 = " Bumi "
Imam Ghazali = " Semua jawaban itu
benar, tapi yang besar sekali adalah
HAWA NAFSU (Surah Al A’raf; 179). Maka
kita harus hati-hati dengan nafsu
kita, jangan sampai nafsu kita membawa
ke neraka."
IMAM GHAZALI" Apa yang paling berat
didunia? "
Murid 1 = " Baja "
Murid 2 = " Besi "
Murid 3 = " Gajah "
Imam Ghazali = " Semua itu benar, tapi
yang paling berat adalah MEMEGANG
AMANAH (Surah Al-Azab ; 72 ). Tumbuh-
tumbuhan, binatang, gunung, dan
malaikat semua tidak mampu ketika
Allah SWT meminta mereka menjadi
khalifah pemimpin) di dunia ini.
Tetapi manusia dengan sombongnya
berebut-rebut menyanggupi permintaan
Allah SWT sehingga banyak manusia
masuk ke neraka kerana gagal memegang
amanah."
Imam Ghazali = " Apa yang paling
ringan di dunia ini ?"
Murid 1 = " Kapas"
Murid 2 = " Angin "
Murid 3 = " Debu "
Murid 4 = " Daun-daun"
Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu
itu benar, tapi yang paling ringan
sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN
SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau
urusan dunia, kita tinggalkan solat "
Imam Ghazali = " Apa yang paling tajam
sekali di dunia ini? "
Murid- Murid dengan serentak menjawab
= " Pedang "
Imam Ghazali = " Itu benar, tapi yang
paling tajam sekali didunia ini adalah
LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah,
manusia dengan mudahnya menyakiti hati
dan melukai perasaan saudaranya
sendiri "
"sampaikanlah walau satu ayat"..

Sabtu, 11 Oktober 2014

MENGENAL ALLAH

HAKIKAT TAUHID        Sesungguhnya Allah  adalah nama zat dari Tuhan swt yang diperkenalkan sendiri oleh-Nya. Selain sebagai nama bagi zat Tuhan swt,  Allah  adalah juga tempat terkumpulnya atau terhimpunnya seluruh sifat yang dikandung zat-Nya, sehingga  Allah  sebagai sebutan yang utama untuk Tuhan sudah meliputi Tuhan secara keseluruhan yang terdiri dari zat dan sifat-Nya.
Hubungan antara zat dan sifat pada hakikatnya adalah hubungan sebab akibat yang saling terkait dan saling menerangkan antara keduanya. Keberadaan sifat disebabkan karena adanya zat dan keberadaan zat hanya bisa dinyatakan dengan adanya sifat, sehingga melalui hubungan tersebut Tuhan telah membukakan satu celah yang bisa dimasuki oleh akal manusia untuk mengetahu hakikat zat-Nya dengan benar.
Sebelum melanjutkan kepada kajian tentang pemahaman sifat Allah, yang pertama yang harus diyakini tentang kajian sifat Allah itu adalah bahwa sifat yang dimiliki Allah adalah sifat yang maha sempurna yang tidak dimiliki oleh selain Allah.
Karena apabila terjadi persamaan antara sifat yang dimiliki oleh Allah dengan sifat yang dimiliki oleh selain Allah, maka sifat tersebut bukan lagi menjadi sifat Allah, karena Allah tidak bisa dipersandingkan dengan apapun sebagaimana yang dinyatakan dalam Al-Quran :
” dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia.” ( QS : 112 : Surat : Al Ikhlash Ayat 04 )
 Setelah prinsip dasar tersebut difahami dan diyakini secara sungguh-sungguh dengan hati yang sabar dan ikhlas, baru bisa dilanjutkan dengan kajian tentang sifat-sifat Allah.
Bila tidak, kajian tentang sifat-sifat Allah itu akan melahirkan pemahaman yang sesat seperti  faham serba Tuhan yang berkeyakinan bahwa semuanya alam ini adalah perwujudan dari zat Tuhan , atau  faham yang menyakini bahwa makhluk setelah melewati fase-fase pemahaman tertentu bisa melakukan penyatuan dengan Tuhan  dan beberapa pemahaman lain yang dikatagorikan sebagai faham yang menyimpang seperti faham Muttazilah, Wahabi, dll
Sekarang kita lanjutkan :
Imam Abu Hasan Ali al Asy-ary dan Imam Abu Mansur al Muturidi sebagai pelopor berdirinya faham Ahlul Sunnah Wal Jamaah telah menerangkan sebagai sebuah syariat bahwa sifat Allah itu dikelompokkan menjadi 41 ( empat puluh satu ) sifat dan dikelompokkan lagi menjadi 4 ( empat ) kelompok besar yaitu :
( sudah banyak blog yang membahas masalah sifat-sifat Allah ini, sehingga saya tidak akan melakukan kajian secara rinci tentang masing-masing sifat, tapi lebih kepada hakikat sifat dan pemahaman tentang Zat Allah melalui sifat-sifat-Nya )
1. Sifat Nafsiah
Sifat nafsiyah adalah sifat yang melekat pada Zat Allah. Sifat nafsiyah ini mengakibatkan lahirnya sifat-sifat yang lain. Sifat nafsiyah itu adalah Ujud yang berarti ada. Jika sifat Ujud ini tidak ada pada Zat Allah, maka sifat-sifat yang lain pun menjadi tidak ada, sehingga mustahil Allah itu tidak ada, karena adanya Allah dengan sifat Ujud ini. Jika sifat Ujud ini tidak ada, maka Allah pun menjadi tidak ada.
2. Sifat Salbiyah
Salbiyah cendrung dikatakan sebagai sifat yang membedakan Allah dengan selain Allah, tapi saya lebih memahami bahwa sifat salbiyah adalah sifat yang menerangkan sifat nafsiyah karena apabila dinyatakan sebagai sifat yang membedakan antara Allah dengan selain Allah tentunya sifat-sifat Allah yang lain selain sifat salbiyah bisa dipersamakan dengan sifat selain Allah sedangkan zat, sifat dan perbuatan Allah tidak bisa disetarakan sesuatu apapun juga
Sifat-sifat salbiyah itu adalah Qidam yang berarti dahulu yang tidak bermula, Baqa, berarti kekal yang tidak berkesudahan atau abadi yang tidak berakhir, sehingga melahirkan sifat Mukhalifatu lil hawaditsi yang berarti tidak sama dengan dengan segala sesuatu. Allah itu bersifat Qiyamuhu binafsihi yang berati berdiri sendiri secara mutlak. Allah tidak membutuhkan apapun atau siapapun juga untuk mengurus urusannya dan juga tidak mau urusannya dicampuri, Selanjutnya dinyatakan bahwa, Allah itu bersifat Wahdaniyah yang berarti Maha Esa atau Maha Tunggal tidak berbilang dengan pengertian bahwa :
  • Allah itu Maha Esa Zat-Nya yang berati Zat Allah itu tidak sama dengan apapun juga
  • Allah itu Maha Esa Sifat-Nya yang berarti Allah itu bersifat dengan segala sifat kesempurnaan yang tidak sama atau dipersamakan dengan sifat selain Allah
  • Allah itu Maha Esa Perbuatan-Nya yang berarti seluruh perbuatan Allah tidak bisa ditiru atau dicontoh oleh siapapun. hanya Allah yang berkuasa untuk melakukan sesuatu
Sifat yang tergabung dalam kelompok sifat nafsiyah dan sifat salbiyah ini merupakan dasar utama dari pemahaman tauhid. Apabila sifat-sifat nafsiyah dan salbiyah ini difahami secara salah, maka faham tersebut telah terjerumus kepada pemahaman tauhid yang sesat sebagaimana bebarapa pemahaman yang telah disampaikan diatas
Sudah banyak orang-orang alim yang tersesat dalam memahami sifat-sifat Allah ini, sehingga saya sangat menyarankan untuk jangan memaksakan logika dan pemikiran dalam melakukan kajian tentang tauhid. Apabila pada saat itu logika dan pemikiran belum bisa menumbuhkan pemahaman yang benar tentang kajian yang sedang diuraikan. Tinggalkan saja dulu untuk sementara.
Tapi jagan berhenti, Ketahuilah bahwa sesungguhnya hukum mempelajari dan memahami tauhid secara benar adalah wajib atau fardhu ‘ain (wajib bagi setiap diri ) karena hanya dengan pemahaman dan keyakinan yang benar seluruh amal dan ibadah yang dilakukan bisa diterima Allah swt, selain dari itu ditolak apabila ibadah tersebut tidak menjadi tambahan dosa.
Kalau memungkinkan belajarlah melalui seorang guru atau mursyid yang bebar-benar telah memahami tentang hakikat tauhid yang benar. Jangan sekali-kali belajar pada mursyid ( guru hidup ) yang masih atau sedang mencari-cari hakikat tauhid yang sesungguhnya, karena itu sama artinya dengan membukakan celah yang lebar bagi iblis untuk menyesatkan.
Untuk lebih jelasanya silahkan baca pengertian ilmu tauhid pada link ini atau disini Mungkin untuk sementara posting ini dicukupkan sampai disini dulu, karena pada kajian selanjutnya saya akan melakukan kajian tentang 2 ( dua ) kelompok sifat Allah selanjutnya yang merupakan pendalaman atau pemahaman lanjutan tentang Hakikat Zat pada Sifat Allah melalui sifat
3). Maani dan sifat 4). Ma’nawiyah. Apabila sampai kajian ini terdapat hal-hal yang kurang bisa difahami dengan baik silahkan penyampaikan pertanyaan melalui kotak komentar yang tersedia, termasuk bantahan, sanggahan atau apapun yang ingin disampaikan, mohon disampikan secara santun dan jangan menyebut nama orang lain yang tidak berhubungan dengan saya . Seluruh pertanyaan, tanggapan, bantahan, sanggahan atau sekedar komentar yang disampaikan, Insya Allah, saya akan berusaha menjawab dan menjelaskannya dengan baik sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. karena ilmu Allah itu maha luas dan tanpa batas.